Langsung ke konten utama

Postingan

Entri yang Diunggulkan

Rapat Persiapan Program Ramadhan

Program Ramadhan untuk pegawai (Baitul Arqam I.  II.  Re orientasi Kemuhammadiyahan, Kultum Ba'da Zuhur dan Hapalan Qur'an). Program untuk mahasiswa adalah kajian AIK dan Praktek Ibadah yang diwajibkan bagi anggota korkom IMM dan perwakilan masing-masing Prodi.
Postingan terbaru

Pengajian Bulanan Dosen UM Palangkaraya

LPPKK Selaku unit kerja yang menyelenggarakan kegiatan pembinaan keislaman dan kemuhammadiyahan melalui kajian rutin pengajian bulanan Universitas pada bulan ini diselenggarakan di kediaman Ibu Rida Respati, MT, yang beralamat di Jl. Garuda II No.17.
Tema pengajian pada bulan ini adalah lanjutan kajian HPT tentang kitab Shalat. H. Rois Mahfud, M.Pd. selaku penceramah menyampaikan pentingnya shalat, baik itu sholat wajib, sunah, dan tata laksana sholat yang dijamak dan qasar. pengajian berlangsung dengan lancar meskipun ditengah kondisi kota Palangkaraya yang berkabut asap tebal tidak menyurutkan niat para dosen serta karyawan UM Palangkaraya untuk berhadir di acara tersebut.

Lokakarya Bahan Ajar Pend.Agama Islam & Kemuhammadiyahan II

Sabtu, 29 Agustus 2015, LPPKK mengadakan Lokakarya Bahan Ajar Kemuhammadiyahan II dan Pend. Agama Islam sesuai program kerja yang diagendakan. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya melalui unit kerja yang khusus menangani tentang keislaman dan kemuhammadiyahan senantiasa aktif dalam perkembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sesuai dengan paradigma pendidikan kekinian. Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Dikti-nya telah membuat sebuah pedoman AIK yang diselenggarakan oleh seluruh PTM di Indonesia pada tahun 2014. Melalui pedoman tersebut, LPPKK menindaklanjutinya melalui rapat rutin Forum Dosen AIK dengan membuat draft bahan ajar dari 4(empat) mata kuliah wajib yang ditempuh oleh mahasiswa di UM Palangkaraya. Memasuki tahun ajaran baru 2015/2016, ada 2 (dua) mata kuliah AIK yang ditempuh oleh mahasiswa yaitu Pendidikan Agama Islam (Semester I) dan Kemuhammadiyahan II (semester III). Untuk memiliki kesamaan visi dan misi mengenai mata kuliah tersebut, maka LPPKK melaksan…

Membaca Kitab NGAQOID Karya Murid Kyai Dahlan

Iwan Setiawan M.S.I. (Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY 2014-2018)
Bagi generasi ashabiqunal awwalun generasi pertama kader-kader Muhammadiyah, menulis risalah atau buku merupakan bagian dari perjuangan untuk menegakkan Islam. Walaupun Kiai Dahlan bukan seorang penulis handal, bukan berarti murid-muridnya tidak pandai menulis.Sebut saja Kiai Sudjak,Kiai Fachrodin,Kiai Hadjid, AD Haani dll mereka adalah murid-murid awal Kiai Dahlan yang menuliskan pemikirannya dalam sebuah buku.
Djazoeli salah satunya. Dalam Sang Pencerah karya Hanung Bramantyo nama Djazoeli disebut oleh Kiai Dahlan.Tapi saya masih ragu apakah Djazoeli yang ini. Djazoeli yang disebut dalam Sang Pencerah adalah Djazoeli putra Haji Hasyim yang kelak berganti nama menjadi Haji Fachrodin. Kitab Ngakoid adalah nama kitab yang ditulis oleh Djazoeli. Ngakoid atau Aqidah kalau masa sekarang orang menyebut adalah cabang dari keilmuan Islam yang berisi tentang ilmu mengesakan Allah SWT. Kitab Ngakoid:Mirid Saking Kitab…

Wajibkah Bayar Zakat Fitrah jika Penghasilan Pas-pasan ?

Tanya:

Assalamu'alaikum,
Saya Yudhi tinggal di Sidoarjo seorang kepala rumah tangga dengan 3 orang anak.
Pada bulan April akhir saya kena PHK hingga saat ini belum mendapat pekerjaan tetap, untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara saya kerja serabutan.
Pertanyaannya, apakah sekarang saya wajib untuk membayar Zakat Fitrah? Dengan ilustrasi penghasilan sementara ini per hari Rp 35 ribu.
Terima kasih.
Wasalamu'alaikum

Jawab:
Wa alaikumus salam w.w.
Kami ucapkan terima kasih kepada saudara Yudhi yang telah sudi menyampaikan pertanyaan kepada kami. Kami turut prihatin atas ujian yang tengah saudara hadapi. Namun demikian kami juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas etos kerja saudara demi memenuhi kewajiban memberikan nafkah kepada keluarga. Semoga jawaban yang kami berikan ini dapat menjadi solusi bagi saudara.
Zakat fitri, atau lebih populer dengan istilah zakat fitrah, disebut demikian karena merupakan zakat yang wajib dibayarkan karena berbuka (al-fithr) untuk mengakhiri…

Muhammadiyah Launching dan Deklarasikan Kerangka Kerja Program Pengendalian Tembakau

Jakarta-Majelis Pembina Kesehatan Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama 23 Majelis lembaga dan Ortom PP Muhammadiyah mendeklarasikan Muhammadiyah Tobacco Control Frame Work / Kerangka Kerja Muhammadiyah dalam Pengendalian Produk Tembakau, Kamis, (15/1). Bertempat di auditorium Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, Kerangka Kerja ini merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan semua Majelis Lembaga dan Ortom Pimpinan Pusat Muhammadiyah sejak tahun 2013. Dengan adanya Kerangka Kerja ini diharapkan Semua Majelis Lembaga dan Ortom Muhammadiyah mempunyai Panduan yang komprehensif terkait pengendalian tembakau di Muhammadiyahkata Fauzi Ahmad Noor,Wakil Ketua Muhammadiyah Tobacco Control Centerdalam rilis yang dikirim kepada redaksi muhammadiyah.or.id. Dalam Kerangka kerja ini diatur beberapa hal terkait dengan pengendalian tembakau di Persyarikatan Muhammadiyah yang antara lain : Pengaturan Kawasan Tanpa Rokok di semua fasilitas Gedung yang merupakan amal usaha Muhammadiyah, Larangan  s…

Muktamar Muhammadiyah Tetap Pada Langgam Muhammadiyah

Makassar- Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar diharapkan tetap pada langgam Muhammadiyah atau Muktamar yang berkarakter Muhammadiyah yang mengedepankan semangat keikhlasan dan ukhuwah dan tidak dikotori oleh hal – hal yang bersifat tidak substansi. Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, dalam amanatnya pada pembukaan Workshop Registrasi Online Muktamar Muhammadiyah 'Aisyiyah di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/1). “Muktamar Muhammadiyah adalah bagian dari upaya memperkuat ukhuwah sehingga mampu menggali secara maksimal potensi yang ada, dan menjadi spirit untuk terus begerak lebih maju,” tegasnya. Muktamar Muhammadiyah menurut Haedar tidak hanya bertujuan hanya pada Muktamar tersebut, tetapi sebagai sarana untuk memproyeksikan Muhammadiyah ke depan. “Muhammadiyah telah memproyeksikan gerakannya sampai dengan tahun 2025 yang tertuang dalam Visi Muhammadiyah 2025, sehingga Muktamar Muhammadiyah adalah bagian dari pe…